Sebenarnya saya pun sadar, bahwasanya desain menggunakan tabel semakin
banyak kelemahannya kini jika dibandingkan dengan desain menggunakan
CSS. Namun untuk menggunakan CSS ternyata tidak semudah yang
dibayangkan, tidak seperti membalik telapak tangan.
Baru-baru ini saya mengerjakan website BPS Propinsi Bengkulu, saya
mencoba menggunakan CSS untuk menyusun tata letaknya. Namun hasilnya
sangat berbeda-beda pada setiap browser, dan ini seringkali berulang
saat dilakukan perubahan. Jika pada browser tertentu bagus, pada browser
lainnya menjadi kacau.
Hari terus berganti, jam terus berdetik, istri terus pelatihan (hikz!).
Akhirnya saya kembali pada layout berbasis tabel. CSS hanya saya
pergunakan untuk mengatur tampilan/format-format huruf saja.
Kuno kuno deh!
Rabu, 20 Juni 2007
CSS.. CSS..
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)


0 komentar:
Poskan Komentar