Setelah gempa, tepatnya esok harinya, saya berkeliling sambil membawa
kamera. Saya bermaksud ingin mengambil gambar-gambar kerusakan yang
ditimbulkan oleh gempa. Sayangnya saya belum bisa menampilkan gambarnya
disini, selain karena ukuran masing-masing gambar cukup besar, juga
karena posting ini saya lakukan sehemat mungkin (saya menggunakan
koneksi GPRS, yang menghitung biaya berdasarkan besar kilobyte yang
tertransfer).
Pertama, saya mengambil gambar ruko di dekat Kantor Pos dan Asuransi
Jasa Raharja. Ruko megah lima pintu yang belum lama dibangun, mungkin
baru sekitar satu tahun, amblas. Rukonya sendiri sepertinya tidak
mengalami kerusakan yang berarti, namun bangunan sebelah kiri amblas
sekitar satu meter dan kini berada dalam posisi terjungkit. Bagian
belakangnya jatuh cukup dalam, sehingga bagian depan ruko itu kini
menghadap miring ke atas.
Tidak begitu jauh, ada ruko yang juga terkena imbas gempa. Kali ini ruko
ini benar-benar melesak secara vertikal ke bawah sedalam kurang lebih
satu meter. Kemudian ada bangunan yang hancur bagian depannya. Terus
berjalan ada juga kantor Dinas Pariwisata yang semua gentengnya jatuh.
Ada juga ruko yang bolong bagian depannya.
Saya belum meninjau langsung, menteri-menteri Jakarta juga belum
meninjau langsung, namun katanya kerusakan di Bengkulu Utara bahkan
lebih dahsyat lagi. Bahkan katanya kantor bupati Bengkulu Utara juga
hancur terkena gempa.
Pikir saya, lumayan juga dana yang dibutuhkan untuk rekonstruksinya...


0 komentar:
Poskan Komentar