Idul Adha kali ini, untuk pertama kalinya saya mengikuti jejak Nabi
Ibrahim A.S. Insya Allah rejeki yang diberikan kepada saya tak akan
berkurang selama saya selalu bersyukur kepada-Nya. Saya bukanlah manusia
yang sempurna, namun saya mencoba untuk menjadi sempurna.
Tadinya saya ingin menunaikan kurban di Masjid dekat rumah baru saya.
Namun setelah bertukar pendapat dengan istri, akhirnya saya mendaftarkan
diri untuk menunaikan kurbat di Masjid dekat rumah saya saat ini.
Sekedar informasi, saya ingin pindah rumah namun karena beberapa hal
akhirnya saya belum menempati rumah baru saya. Saya mendaftar segera,
untuk berkurban sapi.
Saat saya mendaftar, dikatakan bahwa walaupun saya mendaftar untuk
berkurban sapi, ada kemungkinan nanti berubah menjadi kurban kambing.
Ini dimungkinkan, karena untuk satu ekor sapi diperoleh dari hasil tujuh
orang peserta kurban. Sementara sewaktu saya mendaftar, masih kurang
tiga orang lagi untuk menggenapkan seekor sapi. Karena waktunya sudah
agak mepet, diputuskan jika sampai hari pembelian hewan kurban masih
belum cukup maka kurban diganti menjadi kambing sejumlah orang tadi.
Setelah shalat Ied, dan saya selesai keliling bersilaturahmi, saya
bingung. Saya mendapatkan jatah dua kilogram daging, belum ditambah
empat bungkus lagi daging yang menyusul, plus satu bungkus tulang dan
tetelan. Mau diberikan ke mana aja?


0 komentar:
Poskan Komentar