Buat rekan-rekan yang sering ke blog saya, pasti tahu kalau sekarang postingan saya sudah mulai 'langka'. Bulan-bulan ini betul-betul kering dari postingan sama sekali. Yah, banyak hal sebetulnya kalau boleh dijadikan alasan. Namun sebetulnya kemarin saya sempat posting beberapa kali, walaupun sekarang sudah hilang, termasuk komentar-komentarnya.
Kemarin saya mencoba menggunakan Wordpress sebagai engine blog saya. Dari banyak segi memang kemampuannya cukup powerfull, apalagi karena Wordpress yang saya gunakan dihosting sendiri, bukan share sehingga saya bisa kustomisasi dengan sepuas hati. Plugins, dan tema yang dirasa cocok juga sudah ditemukan. Saya menggunakan Wordpress versi stabil yang diupload sendiri, tanpa menggunakan script-script dari hosting seperti Fantastico dan lainnya. Singkat kata, semua sudah berjalan normal tanpa ada masalah.
Namun ternyata saya harus ke ITS, dan koneksi internet untuk ngeblog berubah dari fasilitas kantor menjadi usaha sendiri. Hehe. Saya biasanya posting di sela-sela pekerjaan saya yang sudah menumpuk, sesekali memang saya posting dari rumah. Awal-awal memang /no problem/, itu saya anggap enteng saja (karena memang bukan permasalahan). Saya masih posting beberapa kali, dan menerima balasan seperti biasa. Termasuk saat saya harus kuliah, juga saat saya dikaruniai buah hati pertama, saya masih sempatkan diri untuk posting. Hanya saja, posting saya hanya saya fokuskan di sini saja. Selain itu awal-awal kuliah dan juga awal-awal menjadi seorang ayah benar-benar menyita waktu dan perhatian saya.
Lama kelamaan, saya rindu satu fitur pada Blogger yang dulu sering saya gunakan. Fitur ini belum sempurna (kalau bisa dikatakan belum ditemukan solusinya) pada Wordpress. Biasanya dulu, saya seringkali mengirimkan posting menggunakan email. Ada beberapa keuntungan yang saya petik. Pertama, koneksi yang diperlukan cukup singkat, yaitu hanya saat mengirimkan email. Kedua, isi postingan bisa saya persiapkan dulu (saya menggunakan Portable Thunderbird untuk sehari-hari), sehingga jika pas online cukup tekan /send/ saja. Ketiga, saya bisa posting di beberapa blog sekaligus. Maka jika update blog cukup sekali proses, beberapa blog langsung terupdate.
Ada juga kerugiannya sih, walau saya kurang begitu terpengaruh. Pertama, ada blog yang tidak bisa disisipi gambar jika hanya via email. Kedua, karena jarang login maka komentar-komentar yang masuk mungkin tidak langsung terakomodir. Namun saya masih mendapat pemberitahuan via email jika ada komentar masuk, jadi sebetulnya hal itu tidak masalah.
Anyway, karena saya seringkali merasa 'ribet' jika harus login dulu, klak-klik dulu, baru kemudian posting, maka saya mulai mempertimbangkan untuk kembali lagi ke Blogger. Yang perlu dipertimbangkan juga, beberapa posting saya saat menggunakan Wordpress pasti akan hilang. Karena saya tidak berhasil menemukan cara untuk 'transfer' posting dari Wordpress ke Blogger. Kasus sebaliknya justru simpel, karena Wordpress sudah memfasilitasi hal tersebut. Apalagi ada beberapa posting yang sesungguhnya 'bersejarah', karena momennya tak akan pernah terulang lagi.
Dengan pertimbangan yang cukup lama, akhirnya saya memutuskan untuk pindah lagi ke Blogger. Konsekuensinya ya, seperti yang saya sebutkan tadi. Jika ada waktu, mainlah ke blog saya.


0 komentar:
Poskan Komentar